Loading
X
Selamat Datang di Portal Resmi Kecamatan Ngraho Bojonegoro © 2014
JSVC vs PBVL Awali Turnamen Terbuka Bola Volley Tapelan 2018

Jawa Sentosa Volley Ball Club (JSVC)  Kedungtuban Kabupaten Blora versus Persatuan Bola Voli Luwihaji (PBVL)  Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro mengawali Turnamen Terbuka Bola Volley yang dilaksanakan Karang Taruna Desa Tapelan Kecamatan Ngraho di lapangan desa setempat pada Senin 1 Oktober 2018 sore.  Turnamen terbuka yang akan memasuki babak final pada tanggal 14 Oktober 2018 itu diikuti 22 klub dari 6 Kecamatan tersebut digelar dalam rangka menyambut  Hari Jadi Bojonegoro ke-341 tahun ini. Keenam Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Ngraho (tuan rumah),  Padangan,  Kedungtuban (Blora),  Kasiman,  Margomulyo dan Purwosari.


Tasmijan,  Ketua Panitia Penyelenggara,  menyampaikan dalam sambutannya bahwa Karang Taruna mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa,  khususnya Kepala Desa Tapelan,  FORKOMPIMKA dan pihak penyandang dana sehingga turnamen ini dapat digelar yang pertama di tahun ini.  "Ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak,  khususnya sponsorship yang telah banyak menyokong dana sehingga turnamen ini dapat terselenggara pada tahun ini.  Semoga turnamen yang ditujukan untuk menggali bibit bibit pebola volley ini ke depan dapat berlangsung dengan lebih baik", pungkas Tasmijan.


Turnamen terbuka yang menyediakan uang pembinaan total Rp. 10 juta,  tropy tetap dan tropy bergilir ini dibuka oleh Kepala Desa Tapelan,  Edi Wahyudi,  ditandai secara simbolis penyerahan bola kepada wasit.  Sebelum menyerahkan secara simbolis,  Edi Wahyudi berpesan kepada Karang Taruna agar lebih mampu membuat kegiatan yang lebih bermanfaat bagi dirinya,  organisasi dan masyarakat secara lebih luas.  Lebih khusus Edi Wahyudi menyampaikan bahwa turnamen ini salah satunya bertujuan untuk mensinergikan potensi generasi muda dalam sumbangsihnya bagi masyarakat,  sekarang dan ke depan.  " Jaga sportifitas dan jalin persaudaraan dengan sesama kaum muda sehingga even ini menemukan titiknya sebagai pengikat persatuan dan kesatuan kaum muda demi kemajuan bersama" tegas Edi.